Ciangsana Farm Kambing Qurban

Nutrisi Jiwa di Bulan Ramadhan : Fadilah Shalat Tarawih (05)

advertise here
Nutrisi Jiwa di Bulan Ramadhan : Fadilah Shalat Tarawih (05)
NU BOGOR TIMUR -

Nutrisi Jiwa di Bulan Ramadhan 
Fadilah Shalat Tarawih (05)

وفي الليلة الخامسة، اعطاه الله تعلي مثل من صلي في المسجد الحرام و مسجد المدينة و المسجد الاقص   ،

Wa fillailatilkhoomisati, a'thohullahu ta'alaa mitsla man shola filmasjidil haromi wa masjidil madiinati, wa masjidil aqsho. 

"Fadhilah sholat taraweh di malam ke lima adalah " orang  yang shalat taraweh di malam ke lima di anugrahi pahala seperti pahala orang yang shalat di masjidil haram,masjid Nabawi dan masjid al aqsha

Saudaraku yang Budiman
Sungguh beruntung dan bahagia orang  yang di anugrahi mampu melaksanakan sholat taraweh pada malam kelima di bulan Ramadhan, Karena Allah beri pahala seperti pahalanya orang yang shalat di tiga masjid yang mulia ( Masjid alharam,Masjid Nabawi dan Masjid al Aqsha ) . 

Allah Ta’ala berfirman tentang Masjid Al-Haram:

وَمَن يُرِدْ فِيهِ بِإِلْحَادٍ بِظُلْمٍ نُذِقْهُ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ

“Siapa saja yang ingin berbuat penyimpangan di dalamnya maka Kami akan merasakan kepadanya siksaan yang pedih.” (QS. Al-Hajj: 25)

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda:

صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ

“Shalat di masjidku ini lebih baik daripada 1000 shalat di tempat lain, kecuali di Masjid Al-Haram.” (HR. Muslim no. 1394)

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

لَا تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلَّا إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ مَسْجِدِي هَذَا وَمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَمَسْجِدِ الْأَقْصَى

“Janganlah kalian bersusah payah melakukan perjalanan jauh kecuali menuju ke tiga masjid: Masjidku ini (Masjid Nawabi), Masjid Al-Haram (di Makkah), dan Masjid Al Aqsha.” (HR. Al-Bukhari no. 1115 dan Muslim no. 1397)

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَا بَيْنَ بَيْتِي وَمِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ وَمِنْبَرِي عَلَى حَوْضِي

“Tempat antara mimbarku dan rumahku adalah satu taman dari taman-taman surga. Dan mimbarku berada di atas telagaku.” (HR. Al-Bukhari no. 1888 dan Muslim no 1391)
Saudaraku yang Budiman
Allah Ta’ala mengistimewakan Masjid Al-Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah dengan beberapa keistimewaan yang tidak Allah berikan kepada masjid selainnya. Di antara keistimewaan tersebut adalah:

1. Allah Ta’ala sangat melarang semua bentuk kemaksiatan sekecil apapun di dalam Masjid Al-Haram. Jangankan telah terjadi, orang yang baru sekedar INGIN berbuat penyimpangan di dalamnya, maka Allah Ta’ala telah menyiapkan baginya siksaan yang pedih jika dia tidak menghentikan keinginannya. Karenanya dosa yang dikerjakan di dalam Masjid Al-Haram jauh lebih besar dibandingkan dosa yang dikejakan di tempat lainnya.
2. Satu shalat di Masjid Nabawi lebih baik daripada 1.000 shalat di masjid lainnya kecuali Masjid Al-Haram karena …
3. Satu shalat di Masjid Al-Haram lebih baik daripada 100.000 shalat di masjid selainnya, berdasarkan hadits Jabir bin Abdillah riwayat Imam Ahmad.
4. Tidak boleh mengadakan perjalanan dengan tujuan ibadah dan taqarrub kepada Allah kecuali menuju ke tiga masjid di atas.
5. Satu-satunya taman surga di bumi adalah apa yang ada di antara rumah Nabi shallallahu alaihi wasallam dengan mimbar beliau.

Saudaraku
Terasa mustahil bagi kita jika malam ini berkunjung di tiga masjid yang mulia dan jauh dari tempat tinggal kita, namun dengan mau melangkahkan kaki kita,mengayunkan tangan kita menuju tempat shalat dengan iman dan mengharap ridho Allah Subhanahu wa ta'ala maka Allah ta'ala catat laksana kita shalat di masjid-masjid yang mulia tersebut di atas.

Semoga Allah selalu menjaga dan membimbing kita semua menjadi Hamba yang  bertaqwa yang mengisi kesempatan yang berharga ini dengan sebaik-baiknya. Aamiin Ya Rabbal'alamiin

Referensi: Kitab Durratunnashihiin hal 18, karya Ustman bin hasan bin ahmad al syakir ( 'ULAMA  Zaman 13 H)

Ust. Juwahir, S.Pd.I

Ketua Ranting NU Ciangsana Kec. Gunung Putri