Ciangsana Farm Kambing Qurban

Nutrisi Jiwa di Bulan Ramadhan : Fadilah Shalat Tarawih (18)

advertise here
Fadilah Shalat Tarawih (18)
NU BOGOR TIMUR -
Fadilah Shalat Tarawih (18)

وفي الليلة الثامنة عشرة،  نادي ملك ياعبدالله ان الله رضي عنك وعن والديك،

Wa fillailatits -tsaminati al 'asyarati , naadaa malakun yaa abdallah innallaha radhiya 'anka wa'an walidaika.
Artinya:
sholat   taraweh di malam kedelapanbelas malaikat berseru: Wahai hamba Allah sesungguhnya Allah telah ridha darimu dan kedua orangtuamu.
Saudaraku yang Budiman, sungguh bahagia orang yang di anugrahi sholat taraweh pada malam kedelapanbelas di bulan Ramadhan ini.karena Allah menyuruh malaikat untuk mempublikasikan bahwa Allah meridhoinya dan meridhoi kedua orang tuanya. Subhanallah.
Saudaraku, Suatu kedudukan yang tinggi, Suatu kenikmatan yang tiada taranya dimana seorang hamba di ridhoi pemilik alam semesta,pemegang jiwanya.pengatur segala urusan.
bisa Kita bayangkan ketika kita berkunjung kerumah orang nomor satu di negeri ini  kemudian pemilik rumah menyambut dengan ramah dan pemilik rumah merelakan apa saja yang ada di rumah tsb untuk dinikmati, tentu rasa nikmat sungguh sangat terasa dan tidak bisa terlukiskan dengan ungkapan karena rela dan bahagia telah di rasakan.
Namun sebaliknya jika pemilik rumah memberikan apa saja  tanpa senyum ataupun sapa, apalagi ridho menemuinya.sungguh hidangan yang enakpun tidak terasa enak,yang lezat menjdi pahit..karena keridhoan pemilik tidak di dapat.

Maka buat apa menu yang lengkap di dunia Kalau hanya fatamorgana dan ujungnya malapetaka. Mari kita gapai ridho- Nya dengan cara kita ridho atas segala taqdir-Nya kepada kita. Siapa yang tidak bahagia mendapat ridho- Nya Dan kedua orang tua kita.
رضي الله عنهم ورضوا عنه،ذالك لمن خشي ربه.
Allah meridhoi mereka dan mereka meridhoi segala qadha dan takdirnya, kenikmatan itu untuk orang yang takut kepada Tuhannya. (Q.S al baiyyinah:8) 
Semoga Allah selalu menjaga &  membimbing kita semua menjadi Hamba Yg bertaqwa. Aamiin 3x ya Mujibassaa iliin. WaAllahu a'lam.

Kitab Durratunnashihiin hal 18, karya Ustman bin hasan bin ahmad al syakir ( 'ULAMA  Zaman 13 H).

Ust. Juwahir, S.Pd.I

Ketua Ranting NU Ciangsana