Ciangsana Farm Kambing Qurban

Nutrisi Jiwa di Bulan Ramadhan : Fadilah Shalat Tarawih (17)

advertise here
Nutrisi Jiwa di Bulan Ramadhan : Fadilah Shalat Tarawih (17)
NU BOGOR TIMUR -


وفي الليلة السابعة عشرة، يعطي مثل ثواب الانبيا الانبيا،
Wa fillailatis saabi'ati    al 'asyarati , yu'tho mitsla tsawaabil anbiyaa-i .

Artinya:
sholat   taraweh di malam ketujuhbelas Allah beri seperti pahalanya ibadahnya para Nabi.
Saudaraku yang Budiman
Sungguh bahagia orang yang di anugrahi mampu sholat taraweh pada malam ketujuhbelas di bulan Ramadhan ini. karena Allah beri pahala seperti pahala para Nabi. Hanya Allah yang mempunyai hak untuk melipat gandakan pahala kepada hamba- Nya yang dikehendaki.
والله يضاعف لمن يشا، 
" Allah akan melipat gandakan pahala bagi hamba yang di kehendaki".

Kemurahan Allah yang di siapkan untuk umat Nabi Muhammad SAW. walau di beri usia hidup didunia tidak sepanjang usia para umat sebelumnya namun Allah memberikan kemuliaan sebuah amalan- amalan yang jika amalan tersebut di lakukan maka pahalanya berlipat ganda hingga di setarakan pahalanya para Nabi.

Seperti contoh yang lain yaitu kedudukan umat Rasul yang di beri kefahaman dalam ilmu agama sekaligus ilmu itu di amalkan selanjutnya di sebut "ULAMA"  maka kedudukannya seperti nabinya umat bani israil.
Dalam hadist disebutkan:
علماا امتي كانبياابني اسرايل 
"'Ulamaa-u ummatii kal anbiyaa-i bani israail.
artinya: para ulama' dari umatku seperti para Nabi kaum bani israil.

Perlu sekali kita bersyukur menjadi umat Nabi Muhammad SAW yang amalannya di janjikan oleh Allah akan di lipatgandakan pahalanya.oleh sebab itu Mari Kita kuatkan niat dan tekat untuk memenuhi seruan-Nya  dalam bulan suci ini, karena banyak sudah saudara- saudara kita  tereliminasi Dalam melaksanakan sholat taraweh sehingga banyak  masjid/ mushola terlihat maju jumlah shaf/ barisannya.( jumlah jama'ahnya berkurang) sebaliknya tempat-tempat perbelanjaan mulai penuh.
Semoga Allah selalu menjaga &  membimbing kita semua menjadi Hamba yang bertaqwa. Waallahu a'lam.

Kitab Durratunnashihiin hal 18, karya Ustman bin hasan bin ahmad al syakir ('ULAMA  Zaman 13 H).

Ust. Juwahir, S.Pd.I
Ketua Ranting NU Ciangsana