Ciangsana Farm Kambing Qurban

Jalin Silaturahim, IKMABO Gelar Halal Bihalal dan Reuni Akbar

advertise here
Halal bihalal dan reuni Akbar IKMABO bandung Raya, Sabtu (1/7)

NU BOGOR TIMUR -
Bogor - Ikatan Mahasiswa Bogor Bandung Raya (Ikmabo-BR) menggelar halal bihalal sekaligus reuni akbar di gedung Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB) jalan Pajajaran, Bogor, Sabtu (1/7). Halal bihalal diadakan guna menyambung silaturahim antar anggota dan alumni lintas Generasi yang telah berusia 37 tahun.

Silaturahim Ikmabo-BR yang menaungi mahasiswa asal Bogor di Bandung ini, dihadiri oleh alumni angkatan 1993 sampai 2017. Acara ini menjadi ajang reuni sekaligus nostalgia antar anggota Ikmabo-BR. Pada kesempatan ini pula alumni dari UIN Bandung saling bersilaturahim dan diskusi program strategis kedepan.

Ketua Umum periode 2017/2018, Jody Bagja Firdaus mengatakan, halal bihalal ini adalah langkah awal menuju terjaganya silaturahim antar sesama anggota Ikmabo-BR.

"Halal bihalal ini adalah awal demi terjaganya silaturahim antar anggota aktif, pengurus, dan alumni, " Ujar Jody dalam sambutannya.

Jody juga menambahkan, kuatnya organisasi daerah (orda) itu karena rasa kekeluargaan yang menjadi landasan organisasinya. "Rasa memiliki berasal dari daerah asal yang sama menjadi kekuatan mahasiswa rantau, begitupun yang ditetapkan Ikmabo-BR," katanya.

Dalam kesempatan ini digelar bincang lintas Generasi, guna merumuskan rencana strategis peran orda bagi Mahasiswa yang sedang belajar di Bandung, masyarakat serta rencana pembuatan sekretariat permanen sebagai sentrum gerakan.

Bincang Ketua Umum IKMABO Lintas Generasi
Alumni angkatan 1993, Dedi senada dengan Jody, menurutnya silaturahim menjadi tenaga organisasi yang alumni atau pembina sendiri tidak akan lepas tangan.

"Kami sebagai alumni pun rindu silaturahim dengan adik-adik anggota Ikmabo-BR, yang tentunya alumni tidak akan menolak setiap adik kami mengetuk pintu untuk silaturahim," ungkapnya.


Setelah 37 tahun berdiri, Ikmabo-BR berharap bisa semakin mandiri dan merajut silaturahim yang lebih erat di kemudian hari. (Arif Rahman)