Ciangsana Farm Kambing Qurban

Reaksi GP Ansor Bogor perihal pembakaran umbul-umbul merah putih

advertise here
NU BOGOR TIMUR - Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Bogor mengapresiasi kepada jajaran muspika Kecamatan Tamansari dan para kades se-Kecamatan Tamansari serta Polres Kabupaten Bogor atas ketegasan dan kesigapan dalam menangani kasus pembakaran umbul-umbul merah putih oleh para oknum pengajar di Pesantren Ibnu Mas'ud.



Langkah penegakan hukum dilakukan untuk mencegah kemarahan masyarakat terkait pembakaran tersebut. Semoga ketegasan para  aparat kepolisian ini bisa tetap istiqomah dalam rangka menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berfalsafahkan Pancasila ini.

Disaat bangsa ini sedang merayakan dirgahayu proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia malah ada segelintir manusia yang hidup di NKRI, makan di NKRI, cari kerja di NKRI, dagang di NKRI sedangkan mereka mencaci maki menghina NKRI yang tercinta ini.

"Seharusnya jika tidak suka dengan NKRI, ya jangan cari penghidupan di NKRI. Carilah di negeri yang katamu sudah menjadi negeri yang syar'i. Kalau ga suka dengan NKRI dan tidak cinta PANCASILA silahkan hengkang dari NKRI tercinta ini" Ujar KH. Abdullah Nawawi, MDZ Ketua GP Ansor Kabupaten Bogor.

Buat saya Cinta Pancasila berarti sama dengan Cinta Agama. Jadi jika menghujat Pancasila berarti dia Menghujat, Menista dan Menghina Agama" lanjut Kiai yang juga Sekretaris Al-Amin Center ini.

Menurutnya "Pelaku penista bendera merah putih ini tidak hanya melukai bangsa Indonesia tapi juga telah mencoreng nama baik pesantren, lembaga seperti ini tidak pantas di sebut pesantren karena yang namanya pesantren itu harus mendidik generasi bangsa ini dan pesantren itu adalah salah satu lembaga pendukung kemerdekaan NKRI ini"

Warga sekitar Pesantren meminta kepada pihak pesantren Ibnu Mas'ud agar hengkang dari lingkungan Kecamatan Tamansari dalam waktu satu bulan ini, karena merasa resah terhadap lembaga yang mengatasnamakan pesantren ini yang selama ini tertutup dan beberapa kali dikait-kaitkan dengan aksi teror yang terjadi di Negara Indonesia.

"Terakhir saya berdoa untuk para pemimpin di kab bogor semoga menjadi pemimpin yang  amanah dan aqidah Ahlussunnah Wal Jama'ah 'ala manhaj Asy'ariyah wal maturidiyah semoga senantiasa ada dalam lindungan Allah swt. Juga bagi para pembenci NKRI dan Pancasila semoga di beri hidayah dan taufiq oleh Allah swt"  ujar Kiai Aab sapaan akrabnya. (Azizian)