Ciangsana Farm Kambing Qurban

Kajian al-Hikam (44) : Makna bersahabat dengan Orang Alim dan Orang Bodoh

advertise here
Dr. KH. Ali M Abdillah, MA
NU BOGOR TIMUR -


Kajian al-Hikam 44
Makna bersahabat dengan Orang Alim dan Orang Bodoh

ولاَنْ تصْحبَ جاهِلاً لاَيَرْضىَ عَن نَفسِهِ خيرٌ لكَ مِن اَن تصْحَبَ عَالِماً يَرْضىَ عَنْ نَفسِهِ  فَاَيُّ عِلمٍ لعاَلِمٍ يَرْضىَ عن نفسهِ  وَايُّ جَهْلٍ لِجاَهِلٍ لا يَرضىَ عن نفسهِ

"Dan sekiranya dirimu bersahabat dengan orang bodoh yang tidak menurutkan hawa nafsunya itu lebih baik dari pada bersahabat dengan orang berilmu ('alim) yang selalu menurutkan hawa nafsunya. Maka ilmu manakah yang dapat diberikan bagi orang alim yang ridha mengikuti hawa nafsunya ? Sebaliknya, kebodohan manakah yang dapat diberikan bagi orang yang tidak ridha mengikuti hawa nafsunya."

Dalam maqalah di atas dijelaskan bahwa bagi orang-orang yang berjalan di jalan Allah hendaklah berhati-hati dalam bersahabat. Jangan bersahabat dengan orang yang berilmu namun mengikuti hawa nafsunya, sebab sesungguhnya dia termasuk orang yang bodoh. Maka lebih baik bersahabat dengan orang yang bodoh tapi dapat  menahan hawa nafsunya. Sebab orang berilmu akan disebut  bodoh jika masih terbelenggu hawa nafsunya. Sebaliknya, orang yang bodoh bisa disebut berilmu karena bisa menahan hawa nafsunya. Buat apa berilmu tapi terpedaya dengan hawa nafsunya? Inilah makna yang sebenarnya orang yang bodoh.  Dalam al-Qur'an sudah dikritik orang-orang yang  menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya. Kualitas mereka diibaratkan seperti binatang bahkan lebih sesat lagi. Na'udzubillah min dzalik.

Karena itu, kondisi  yang paling baik dan ideal yaitu orang yang berilmu tapi bisa menahan hawa nafsunya sehingga ilmu yang dimiliki bermanfaat untuk dirinya. Inilah sebenar-benarnya makna orang yang berilmu.

Semoga Allah senantiasa membimbing kita menjadi orang yang berilmu  yang dapat mengamalkan ilmunya sehingga mampu menahan hawa nafsunya. Inilah ilmu yang bermanfaat di dunia dan akherat.


Dr. KH.Ali M Abdillah, MA
Pengasuh Al Rabbani Islamic Collage
Nagrak Gunung Putri Bogor