Ciangsana Farm Kambing Qurban

Kemeriahan Gelaran Peringatan Hari Santri 2017 di Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo

advertise here



NU BOGOR TIMUR - Probolinggo - Pondok pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo bekerjasama dengan PW IPNU Jawa Timur memeriahkan Peringatan Hari Santri Nasional (HASAN) 2017.

Tahun ini Pesantren Nurul Jadid menggelar Pawai obor dan Istighosah Akbar bersama ribuan santri dan masyayikh yang hadir dari beberapa pondok pesantren pada hari Sabtu (21/10) di Lapangan kampus terpadu pondok pesantren Nurul Jadid.

Sebagai bagian dari rentetan pagelaran acara Hari Santri Nasional, pawai obor dimulai dari MI Az-Zainiyah dan berhenti di kampus terpadu pondok pesantren Nurul Jadid yang diikuti oleh ribuan santri Nurul Jadid dan pondok pesantren di sekitar.

Kemudian acara tersebut dilanjutkan dengan Istighasah Akbar bersama para masyayich dan Kyai dari beberapa pesantren di Probolinggo.

Ainul Yakin selaku ketua Panitia menyampaikan bahwa ; istighasah yang dilakukan pd mlm minggu ini bagian dari rangkaian Hasan yang puncaknya adalah upacara bendera dan pemecahan rekor muri makan tabhek bersama 10 ribu santri.
 
Istighasah sebagai bentuk kesyukuran kaum santri atas perjuangan para pahlawan bangsa yang telah mampu merebut NKRI dari kaum kolonial.

Pawai obor sebagai bentuk semangat juang sekaligus syiar kepada masyarakat tentang Hasan dan perjuangan kaum santri dalam mempertahankan keutuhan NKRI.

Sementara itu, KH. Hamid Wahid menuturkan bahwa Istighotsah ini ada wujud hubungan vertikal santri kepada Sang Rabb, bahwa dalam keberadaan tugasnya untuk melakukan reformasi dan hijrah sosial tetap mengembalikan segala sesuatunya kepada Allah.

Sehingga jelas posisi manusia dalam kewajiban berikhtiar sementara Allah dalam posisi menganugerahkan capaian-capaian ikhtiar. (ibn yaqzan)