Ciangsana Farm Kambing Qurban

Kajian al-Hikam (120) Pentingnya Mengamalkan Tirakat

advertise here
NU BOGOR TIMUR -

Kajian al-Hikam (120)
Pentingnya Mengamalkan Tirakat

كيف تخرق لك العواءـد وانت لم تخرق من نفسك العواءــد

”Bagaimana kamu menginginkan sesuatu yang luar biasa dari kebiasaan terjadi pada dirimu, sementara kamu   tidak pernah merubah dari kebiasaan.”

Maqalah diatas menjelaskan proses perubahan dalam kehidupan seseorang baik terkait urusan duniawi maupun ruhani (spiritual) ternyata diperlukan tirakat yaitu perjuangan aspek lahir dan batin secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang ingin sukses urusan duniawi maka harus bekerja keras, giat dan ulet dlm usaha dan ikhtiarnya. Begitu juga dalam wilayah ruhani, jika ingin   mencapai derajat shaleh di sisi Allah dan memperoleh anugerah Ilahiyah berupa karamah maka harus bersusah payah dulu berjuang melawan hawa nafsu dengan melakukan riyadhah dan mujahadah serta mengamalkan zikir-zikir sebagai senjatanya dan ketaqwaan sebagai bekalnya.

Karena itu, jangan berharap ingin sukses urusan duniawi dan ruhani tapi tidak melakukan tirakat yaitu mengamalkan ikhtiar lahir dan batin secara nyata di dalam dirinya. Ibarat seperti kupu-kupu  berasal dari ulat yang menjijikkan, namun berkat kesungguhannya dalam berproses melakukan tirakat "ngentung" yaitu tidak makan dan tidak minum selama berhari-hari, akhirnya ulat yang hina berubah menjadi seekor kupu-kupu yang indah bisa terbang bebas dan  disukai banyak.
Begitu juga diri kita yang memiliki potensi spiritualitas yang sama, jika kita malas mengamalkan zikir dan riyadhah mujahadah maka akan sulit memperoleh anugerah Ilahiyah sebagaimana yang dirasakan oleh orang- orang  shaleh yang dicintai Allah.

Mari kita mulai dari diri kita dg mengamalkan zikir dan riyadhah mujahadah dikit demi sedikit secara istiqamah supaya kita bisa merasakan kenikmatan dan kelezatan ruhani dalam melaksanakan ibadah sebagaimana orang- orang  yang dicintai Allah.
Semoga kita diberikan anugerah istiqamah dalam mengamalkan zikir dan riyadhah mujahadah.

Dr. KH. Ali M Abdillah MA
al-Rabbani Islamic College