Ciangsana Farm Kambing Qurban

Ketum PBNU: Membangun NU Otomatis Membangun Masyarakat Indonesia

advertise here

NU BOGOR TIMURJakarta : PBNU dan Kementerian Pertanian Meluncurkan "Road To Pesantren Agro"

Masyarakat Eropa terus membangun diri meski peradaban mereka tampak telah tuntas. Berbeda dengan Indonesia yang masih harus bekerja keras. Karena itu Nahdlatul Ulama mendorong pemerintah agar terus bekerja keras memakmurkan masyarakat Indonesia. Kerja keras untuk masyarakat tentu memberikan dampak positif untuk masyarakat. Demikian salah satu kesimpulan sambutan Ketum PBNU, Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj, MA saat memberikan sambutan dalam acara "Road To Pesantren Agro" yang diselenggarakan Nahdlatul Ulama bekerjasama dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal serta beberapa Bank BUMN di Gedung PBNU, Senin siang (19/03).

"Saya senang saat ada pihak yang mengajak kerjasama NU. Berarti dia paham bahwa membangun NU otomatis membangun masyarakat Indonesia," kata Kiai Said Aqil.

Menurut Kiai Said Aqil, pemerintah sudah lama mencari pola efektif membangun masyarakat hingga yang menyentuh yang paling kecil dan bawah. Problem strategi ini memang tidak mudah namun harus tetap ditemukan. Tantangan yang tidak sederhana karena manfaatnya akan dirasakan masyarakat luas.

"Pak Amran sudah mulai menemukan caranya. Bismillah, teruskan dan semoga Bapak selalu dalam ridha Allah," kata Kiai Said sambil menepuk tangan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman yang ada di sampingnya.

Kiai Said Aqil menambahkan, langkah terobosan Kementerian Pertanian ini sudah lama ditunggu masyarakat petani. Sektor pertanian selalu dikalahkan situasi dan kondisi. Mereka sudah lama tertindas namun masih tegar menggeluti profesinya.

"Saya senang melihat kerja konkret yang berpihak. Petani butuh air, disiapkan. Butuh traktor dikasih, butuh benih dibantu. Inilah fungsi pemerintah yang efektif," kata Kiai Said Aqil.

Acara peluncuran "Road To Pesantren Agro" siang ini juga dihadiri beberapa pemerintah Kabupaten. (ANW/KSF).