Ciangsana Farm Kambing Qurban

Kajian Al Hikam (135) : Introspeksi Ketika Mendapat Pujian

advertise here


NU BOGOR TIMUR -

Kajian al-Hikam (135)
Interopeksi Ketika Mendapat Pujian

الناس يمدحونك لمايظنونه فيك فكن انت ذامّالنفسك لماتعلمه منها

"Manusia memuji dirimu sesuai persepsinya terhadap dirimu, maka lebih baik celalah dirimu sendiri karena dirimu lebih mengetahui kekurangan-kekurangan yang ada pada dirimu."

Maqalah diatas memberikan warning kepada kita supaya kita jangan sampai GR (gede rumongso) ketika mendapatkan pujian. Sebab pujian-pujian tersebut dapat menyebabkan lupa diri terhadap kekurangan-kekurangan yg ada pada diri kita.

Sikapilah pujian dengan penuh interopeksi ke dalam diri sebab bisa jadi mereka memuji karena ketidak tahuan tentang kekurangan-kekurangan yang ada pada diri kita. Orang-orang yang sholeh hatinya sangat sedih ketika mendapat pujian dari manusia, sebab pujian itu seperti menaruh pisau di leher, jika muncul 'ujub (bangga diri) dengan pujian tersebut maka pisau tersebut akan menebas leher kita, karena muncul ego dan kebanggaan terhadap diri dan melupakan Allah yang layak untuk dipuji.

Sebab kita harus sadar diri bahwa  diri kita penuh aib dan kekurangan sehingga diri kita tidak layak utk dipuji. Justru ketika kita mendapatkan celaan dari orang lain harus kita sikapi secara positif, bisa jadi celaan tersebut adalah fakta aib diri kita yang tersembunyi sebab yang lebih tahu tentang aib diri kita ya diri kita sendiri.

Maka di dalam memperbaiki diri diperlukan kejujuran. Kita jangan pernah malu dengan aib dan kekurangan kita sebab dengan mengetahuinya kita akan tahu untuk memperbaikinya. Karena itu, kita patut belajar dengan sikap para ulama yang sholeh ketika mendapat pujian justru mereka berdoa dg sikap interopeksi dan hati-hati,
اللهم اجعلني خيرا مما يظنون ولاتؤخذني بمايقولون واغفرلي مالايعلمون
Allahummaj'alni khairam mima yadhunnun, walatuakhidni bima yaqulun wagfirli mala ya'lamun.

Artinya Ya Allah jadikanlah aku lebih baik dari sangkaan mereka, jangan Engkau jatuhkan hukuman kepadaku sebab ucapan mereka dan ampunilah aku terhadap segala sesuatu yang tidak diketahui oleh mereka.

Semoga Allah senantiasa melembutkan hati kita supaya kita semakin tahu kekurangan-kekurangan yang harus kita perbaiki.

al-Rabbani Islamic College

Dr. KH. Ali M. Abdillah, MA